Asal usul sejarah kesultanan mataram (kadipaten)

Di dalam sejarah peninggalan kerajaan banyak sejarah-sejarah yang berguna bagi kita untuk mengetahui sejarah masa lampau, kali ini saya akan mengulas sejarah Kesultanan Mataram. Kesultanan Mataram merupakan kesultanan yang merupakan terusan dari Kesultanan Demak dan Kesultanan Pajang.

Pada awal mulanya Mataram adalah sebuah kadipaten yang dipimpin oleh Ki Ageng Pamanahan dan merupakan daerah kekuasaan Kesultanan Pajang. Ki Ageng Pamanahan mendapatkan posisi di Kadipaten Mataram karena jasanya membantu Sultan Hadiwijaya (Sultan Pajang) dalam meredakan perang saudara di Demak yang akhirnya menjadikannya sebagai sultan di Pajang.

Ki Ageng Pamanahan

Sepeninggalan Ki Ageng Pamanahan, Kadipaten Mataram diserahkan pada putranya yang bernama Danang Sutawijaya. Sepeninggalan Sultan Hadiwijaya, Pajang mengalami perang saudara antara pangeran Benowo (putra sultan) dengan Arya Pangiri (keturunan Sultan Trenggono).

Atas bantuan Sutawijaya, Pangeran Benowo dapat memperoleh kekuasaannya dan meredakan pemberontakan. Karena Pangeran Benowo merasa tidak cocok memegang pemerintahan, justru kekuasaan dengan sukarela diserahkan pada Danang Sutawijaya yang saat itu menjadi adipati di Mataram.

Baca juga di bawah ini :


Dengan demikian Sutawijaya memindahkan pusat pemerintahannya ke Mataram, tepatnya di Kota Gede yang saat ini merupakan daerah Yogyakarta. Kesultanan Pajang diganti menjadi Kesultanan Mataram dengan sultan pertamanya Sutawijaya dengan gelar Panembahan Senopati.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel