Langsung ke konten utama

Penjajahan inggris di asia

Anak benua (subcontinent) India merupakan satu wilayah luas antara Pegunungan Himalaya dengan Lautan India. Wilayah itu sekarang terdiri atas Negara Pakistan, India, Srilanka, dan Bangladesh. Inggris berhasil menjadikan daerah luas tersebut sebagai jajahannya abad ke-18 dan 19.

Penjajahan Inggris atas anak benua tersebut bersifat imperialisme modern, karena wilayah tersebut memiliki banyak bahan dasar untuk industri dan dengan penduduk yang banyak dapat dijadikan pasaran hasil industrinya. Sistem kolonialisme sulit dilaksanakan Inggris karena penduduk pribuminya terlalu banyak sehingga tidak mungkin dapat mengimbanginya.

Penjajahan inggris di asia

Anak benua India yang strategis letaknya untuk perdagangan dari Asia Timur ke Asia Barat merupakan daerah yang diperebutkan oleh Inggris dengan East Indian Company (EIC), Prancis dengan Compagnie des Indes, dan Belanda dengan Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC).

Belanda berkedudukan di Srilanka, sedangkan Inggris dan Prancis berebutan di daratan India. Dalam Perang Tujuh Tahun (1756 - 1763) di India, tentara Prancis dipimpin oleh Dupleix, sedangkan tentara Inggris di bawah Robert Clive.

Prancis berkedudukan di Dekkan, sedangkan Inggris di Benggala. Peperangan dimenangkan oleh Inggris sehingga dalam Perjanjian Paris (1763) Prancis terpaksa menyerahkan jajahannya di India kepada Inggris. Robert Clive yang memenangkan perang dan mendirikan Calcutta dianggap sebagai peletak dasar penjajahan Inggris di India.

Inggris merupakan kekuasaan Barat satu-satunya yang menghadapi India. Waktu itu Portugis masih berkuasa di Goa, tetapi tidak berarti lagi peranannya. Setelah Kaisar Aurangzeb dari Kerajaan Mongol wafat (1707), terbuka kesempatan bagi Inggris untuk merebut India.

Dengan siasat devide and rule, India satu per satu dikuasainya. Di bawah gubernur jenderal seperti Lord Cornwallis (1784 - 1795), Hastings (1815 - 1824), Lord Auckland (1836 - 1842), dan Lord Dalhousie (1848 - 1856) Inggris dengan EIC-nya bisa menaklukkan anak benua India itu melalui beberapa peperangan besar.

Perang dengan Kerajaan Maratha dihadapi Inggris sampai tiga kali (1775 - 1776, 1802 dan 1817 - 1819). Perang dengan Brima I (Myanmar) dihadapi Inggris dua kali (1824 - 1826 dan 1856 - 1886), perang dengan Kerajaan Sikh sampai dua kali (1845 - 1846 dan 1848 - 1849).

Baca juga di bawah ini :



Srilanka yang semula merupakan jajahan Belanda jatuh ke tangan Inggris sebagai upahnya menjaga selama menghadapi Prancis (1814). Malaysia secara berangsur-angsur dikuasai (1796 - 1842). Pangkalan dagang penting yang diperoleh ialah Singapura 91819) dan Hongkong 91842).

Postingan populer dari blog ini

Arti makna Nefo dan Oldefo

Federasi Malaysia nantinya beranggotakan semua bekas jajahan Inggris di wilayah Asia Tenggara. Usaha pembentukan Federasi Malaysia juga mendapat dukungan dari pemerintah Inggris, khususnya dan negara-negara Barat pada umumnya. Pemerintah Indonesia yang ketika itu dipimpin oleh Presiden Soekarno melihat pembentukan Federasi Malaysia menyatakan bahwa itu merupakan bentuk kolonialisme baru.
Apalagi, pada saat itu berkembang wacana The New Emerging Forces (Nefo) melawan The Old Established Forces (Oldefo). Nefo adalah lambang kelompok negara-negara yang baru merdeka atau yang menentang imperialisme dan kolonialisme, sosialisme, serta komunis.

Pengertian Nefo, Oldefo, Ganefo

Oldefo adalah lambang negara-negara yang telah mapan dan melaksanakan imperialisme dan kolonialisme/kapitalisme dan negara sedang berkembang yang cenderung pada imperialisme/kolonialisme. Dengan demikian apapun bentuknya imperialisme dan kolonialisme harus dihapuskan.
Pada umumnya hubungan antara negara-negara yang bar…

Materi kandungan Q.S. Yunus ayat 101 dan Q.S. Al-Baqarah ayat 164

a. Kandungan Q.S. Yunus ayat 101
1. Allah SWT menyerukan kepada Rasulullah SAW, orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agar mereka mau memperhatikan dan berpikir tentang jagad raya ini.


2. Di jagad raya Allah SWT telah menciptakan bintang, bulan, matahari, bumi, langit, asteroid, planet, dan lain-lain.
3. Allah SWT menciptakan matahari dengan sinarnya yang terang hanyalah satu dari sekitar 100 miliar bintang yang terdapat dalam galaksi Bimasakti.
4. Allah SWT telah menciptakan planet, komet, asteroid, meteor, dan satelit yang mengorbit, sebagai benda-benda langit yang senantiasa mengelilingi matahari.
5. Dialah Allah SWT yang menciptakan bumi ini untuk seluruh makhluk yang hidup dan berkembang biak di dalamnya yang memiliki jarak 149.600.000 km antara bumi dan matahari.
b. Kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 164
1. Langit terdiri dari berbagai jenis benda-benda yang berkelompok. Setiap kelompok memiliki tatanannya sendiri secara beraturan dan setiap satuan da…

Beberapa pendapat peristiwa G 30 S/PKI

Menurut Cleren W. Hall dalam Readers Digest edisi November 1996 peristiwa G 30 S/PKI sebagai manuver PKI dan Sukarno untuk melanjutkan skenario politik yang telah mereka susun selama Demokrasi Terpimpin . Versi ini menyimpulkan bahwa Sukarno dan PKI dalang dibalik peristiwa tersebut.
Menurut Benedick Richard Ogusman Anderson dan Ruth Mc. Key yang dikenal sebagai Curnell Paper. Sebuah artikel yang menyimpulkan peristiwa G 30S/PKI adalah peritiwa listen AD dan PKI bukanlah dalangnya.

Sedangkan Peter Dele Scott, menulis dalam Pasific Affairs (1984), bahwa CIA adalah dalang dibelakang G 30 S/PKI. Sementara Kathy Kadene, wartawati kantor berita State New Servis AS, menyatakan bahwa CIA telah memberikan 5000 nama tokoh PKI kepada Angkatan Darat 1965 yang kemudian dibunuh akibat kegagalan G 30 S/PKI.
Kemudian menurut buku putih yang diterbitkan oleh Sekneg mengungkap keterkaitan Presiden Soekarno tidak dinilai sebagai aktor pasif. Presiden Soekarno hanya memberi peluang PKI untuk memenuhi a…