Penjajahan inggris di australia 1788

Benua Australia disebut sebagai Terra Australia Incognita yang berarti daerah selatan yang belum dikenal. Australia merupakan benua kelima, terkecil, dan terakhir diketahui orang. Luasnya 7.682.300 km persegi. Kira-kira sepertiga yaitu di bagian utara masuk daerah tropis, sedangkan sisanya yaitu di bagian selatan masuk daerah subtropis.

Di pantai timur terdapat Pegunungan Alpen Australia. Penduduk pribumi ialah bangsa Negro Australia (Aborigin) yang hidupnya masih sangat sederhana, berjumlah kurang lebih 136.000 orang, dan tinggal di daerah pedalaman. Mayoritas penduduk Australia sekarang ialah bangsa kulit putih terutama berasal dari Inggris.

Penjajahan inggris di australia 1788

Beberapa orang Barat yang menemukan Australia ialah Abel Janszoon Tasman, Wiliam Dampier, James Cook, dan Joseph Banks. Abel J. Tasman, seorang Belanda anggota VOC ditugaskan oleh Gubernur Jenderal van Diemen untuk mengadakan penjelajahan ke arah timur.

Ia berhasil sampai di pulau sebelah selatan Australia yang kemudian diberi nama Tasmania (1642). Kemudian menyusur pantai timur Australia terus ke Selandia Baru (1642), akhirnya sampai di Kepulauan Fiji (1643). Australia disebutnya Nieuw Nederland, kemudian diubah menjadi Nieuw Holland (New Holland).

Nama-nama tersebut membuktikan bahwa penjelajahan pada waktu itu berjiwa koloni, karena mereka selalu memberi nama daerah yang baru dengan nama asal penemunya. Kemudian menyusul William Dampier, orang Inggris yang meninjau Australia dan Irian (1700).

Ia adalah orang pertama yang membuat karangan tentang Australia dan diberi judul Voyage round the world. James Cook dan Joseph Banks yang juga berkebangsaan Inggris mengadakan penjelajahan yang pertama melalui selatan Amerika (Cape Horn), Tahiti, Selandia Baru (Selat Cook), pantai timur Australia, pantai utara Australia, Irian, selatan Indonesia, dan kembali ke Inggris (1768 - 1771).

Sedangkan dalam pelayaran yang kedua, dari Inggris ke pantai Afrika, Selandia Baru, daerah Pasifik Selatan, Cape Horn, dan kembali ke Inggris (1772 - 1775). Pelayaran ketiga dengan route Tanjung Harapan (Cape of Good Hope), Selandia Baru, dan pantai barat Amerika Utara - Alaska - Lautan Artika - Hawai, (1776 - 1779). Di Hawai ia dibunuh oleh penduduk pribumi (1779). Namanya diabadikan sebagai Selat Cook di Selandia Baru.

Petualangan dan penjelajahan bangsa Barat pada mulanya belum mendorong mereka untuk menjadikan Australia sebagai daerah koloninya, karena dianggap daerahnya ''kosong dan gersang''. Sehingga pulau besar yang kemudian disebut sebagai benua kelima itu untuk beberapa lama belum perlu dimiliki.

Akibat terjadinya Revolusi Agraria, Industri, dan Sosial di Inggris, Pemerintah Inggris menghadapi kejahatan yang merajalela (The Carnival of Crime). Penjara-penjara yang ada penuh sesak oleh penjahat. Sedangkan koloni Inggris di Amerika Serikat telah melepaskan diri dan menjadi negara merdeka (1783), tidak mungkin mereka dikirim ke Amerika.

Canada mulai penuh dengan kolonis asal Amerika Serikat yang tetap setia kepada Inggris. Joseph Banks yang ikut James Cook dalam pelayaran pertama, ingat akan kesuburan Bothany Bay di Australia dan menyarankan agar para penjahat dikirim ke Australia. Usul tersebut diterima oleh Pemerintah Inggris.

Kolonisasi pertama dilakukan pada tanggal 26 Januari 1788 dengan 760 narapidana dan 270 tentara di bawah Kapten Arthur Philip. Tanggal 26 Januari dijadikan Hari Nasional Australia. Karena terbukti Bothany Bay tidak memenuhi syarat-syarat sebagai daerah koloni, mereka dipindahkan ke Port Jackson yang kemudian diubah namanya menjadi Sydney di daerah New South Wales.

Arthur Philip diangkat menjadi gubernur pertama. Narapidana yang mau menjadi petani mendapat tanah seluas lima belas hektar. Untuk memelihara keamanan dibentuklah tentara yang diberi nama New South Wales Corps. Anggota tentara yang juga mau menjadi petani mendapat lima puluh ha tanah. 

Akhirnya para perwira tentara menjadi golongan yang berkuasa, hasil pertanian harus dijual kepadanya dan keperluan penduduk dari luar juga disalurkan lewat mereka. Mereka menjadi tuan tanah besar dan kaya raya. Pendatang-pendatang baru dari Inggris terpaksa menyewa tanah dari mereka.

Pemimpin tuan tanah bekas perwira corps keamanan adalah John Mac Arthur yang sangat berkuasa dan kaya raya. Kedatangan kolonis-kolonis baru menyebabkan daerah lain dibuka, seperti Tasmania (1803), Queensland (1824), Victoria (1824), South Australia (1826), dan Western Australia (1829).

Kolonis bekas narapidana maupun tentara memperoleh kebebasan melakukan segala sesuatu di benua baru. Tahun 1795 tuan-tuan tanah memasukkan minuman keras (rum) yang memperoleh sambutan baik, sampai dijadikan alat pembayaran. Masyarakat rusak dengan kehidupan liar itu, sehingga Pemerintah Inggris mengirim William Bligh sebagai gubernur baru dengan tugas menertibkan masyarakat (1806).

Tetapi, pengikut Mac Arthur terbukti lebih kuat malahan berhasil menawan William Bligh. Inggris mengirim gubernur baru Kolonel Lachlan Macquarie yang dengan pasukan Scotland Highlanders berhasil membubarkan pasukan New South Wales Corps (1809). Setelah pemerontakan yang terkenal sebagai Rum Rebellion dapat ditindas, Australia aman dan mulai mudah diatur.

Perekonomian Australia berkembang pesat setelah John Mac Arthur memasukkan domba merino dari Afrika Selatan ke Australia akhir abad ke-18. Daerah Australia terbukti baik untuk peternakan. Hasil peternakan berupa bulu domba dan daging mendatangkan keuntungan.

Bulu domba banyak diminta untuk industri Eropa yang waktu itu sedang berkembang akibat Revolusi Industri. Adapun permintaan daging untuk Eropa juga dapat dipenuhi dengan pengiriman daging beku. Daerah pedalaman dimasuki pendatang-pendatang baru (free setters) sehingga penduduk pribumi makin terdesak.

Peternakan domba merino menjadi dasar perekonomian Australia kemudian diikuti dengan peternakan sapi yang menghasilkan susu, keju, dan daging. Industri berkembang dan tambang banyak ditemukan.

Baca juga di bawah ini :



Daerah-daerah koloni di Australia semakin luas. Daerah-daerah itu diberi otonomi dalam pemerintahan. Australia dirasakan sebagai suatu kesatuan wilayah yang perlu disusun lebih sempurna. Diadakan Konferensi Federal di Hobart, ibu kota Tasmania (1897) yang memutuskan beberapa hal yaitu sebagai berikut ini :

  • Negara-negara otonom (bagian) akan digabungkan menjadi suatu federasi negara-negara seperti Amerika Serikat.
  • Susunan pemerintahan diatur seperti Inggris.
  • Federasi negara-negara disebut Commonwealth of Australia.
  • Commonwealth of Australia mempunyai status dominion dalam The British Commonwealth of Nations.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel