Kung Chang Tang pendiri RRC

Kung Chang Tang mendirikan Republik Rakyat China (The Peoples Republic of China) dengan Peking sebagai ibu kotanya (1 Oktober 1949). Ia berhasil menguasai daratan China sebagai wilayahnya. Pemimpinnya yang terkenal ialah Mao Zedong yang menjadi ketua partai, Chou En-lai yang menjadi menteri luar negeri dan Chu-Teh yang menjadi panglima tentara.

RRC melaksanakan Landreform. Sebagai langkah pertama untuk memperkuat basis kekuatannya yaitu, petani. Kemudian, dilaksanakan Rencana Lima Tahun I (1953 - 1958) yang kemudian dilanjutkan dengan Rencana Lima Tahun berikutnya.

Negara yang berpenduduk banyak itu berusaha keras mencakupi keperluannya dengan membentuk sistem koperasi di mana tiap unit beranggotakan 100 - 300 keluarga. Kemudian, sistem koperasi itu ditingkatkan menjadi sistem komune yang tiap unitnya beranggotakan 4000 - 5000 keluarga dan berwujud sistem pertanian kolektif.

Kung Chang Tang pendiri RRC

Kung Chang Tang merupakan partai tunggal dan pemimpin-pemimpinnya menjadi pimpinan negara. Perwakilan rakyatnya disebut Kongres Nasional Rakyat (National People's Congres) yang menganut sistem demokrasi sentral. Pada mulanya RRC mempunyai hubungan sangat erat dengan Uni Soviet sebagai negara komunis utama.

Bantuan Uni Soviet diberikan untuk keperluan pembangunan ekonomi dan militer, kemudian antara kedua negara komunis besar itu terjadi perpecahan yang disebabkan antara lain karena ideologi, wilayah pengaruh, dan kekuatan. Uni Soviet menuduh RRC sebagai revisionis artinya mengubah ajaran komunis, karena mengutamakan petani sebagai kekuatan sedangkan Uni Soviet tetap menjadikan buruh sebagai kekuatan.

Daerah Singkiang di China Barat Laut yang berbatasan dengan Uni Soviet merupakan daerah sengketa, masing-masing berusaha mempunyai pengaruh atas daerah penting di Asia Tengah itu. Pertikaian RRC - Uni Soviet memberi kesempatan baik bagi Amerika Serikat untuk mendekati RRC.

Baca juga di bawah ini :



Sebagai puncaknya yaitu pada saat Presiden Amerika Serikat Richard Nixon mengunjungi negeri RRC. Republik Taiwan yang sebelumnya didukung sepenuhnya dikesampingkan, dan usaha RRC untuk menjadi anggota PBB tidak dihalanginya lagi. Tahun 1971 RRC menjadi anggota PBB dan anggota tetap Dewan Keamanan menggantikan Republik Taiwan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel