Revolusi nasional china (Dr. Sun Yat Sen 1911)

Revolusi Nasional China timbul di bagian selatan di bawah pimpinan Dr. Sun Yat Sen (1911). Sebab-sebab terjadinya revolusi :

a. Timbulnya Angkatan Baru yang Berpaham Modern.

Angkatan baru ini memperoleh pendidikan Barat sehingga berpaham modern (the new learning). Mereka mencita-citakan adanya China Baru modern dan jaya.

b. Timbulnya Nasionalisme.

Pemerintahan Manchu dirasakan sebagai pemerintahan asing yang kolot, tidak memikirkan keperluan rakyat, dan lemah terhadap bangsa asing. Bangsa China menginginkan negeri China untuknya.

c. Wuchang Day.

Pada tanggal 9 Oktober 1910 rumah yang dijadikan tempat menyembunyikan mesiu meledak. Sebelum terjadi tindakan dari pemerintah Manchu, pagi harinya kaum nasionalis mengumumkan berdirinya Republik China pada tanggal 10 bulan 10 tahun 1911, sehingga dikenal sebagai The Double Ten Day atau Wuchang Day.

Baca juga di bawah ini :



Republik China pada mulanya hanya berperan di China Selatan dengan Nanking sebagai ibu kotanya. Di China Utara kekuasaan Kaisar Pu Yi masih ditunjang oleh Jenderal Yuan Shih-kai dan war lords lain. Untuk menghindarkan jatuhnya korban, Dr. Sun Yat Sen berunding dan menyerahkan pimpinan kepada Jenderal Yuan Shih-kai.

Tanpa pertumpahan darah, kekuasaan Manchu dapat diakhiri (12 Februari 1912). Kaisar Pu Yi yang masih kanak-kanak dapat tinggal di Manchuria dengan gaji cukup. Yuan Shih-kai menjadi Presiden Republik China yang wilayahnya mencakup seluruh China (15 Februari 1912).

Sedangkan Dr. Sun Yat Sen mendirikan Partai Nasionalis China (Kuo Min Tang) dan melaksanakan Trisila (San Min chu I) yang berisi nasionalisme, demokrasi, dan sosialisme. Setelah menjadi presiden, Yuan Shih-kai bertindak diktator dan ingin menjadi kaisar.

Kuo Min Ting dilarang dan rakyat menentangnya. Setelah Yuan Shih-kai meninggal tahun 1916, Dr. Sun Yat Sen memimpin China Selatan kembali (1918). Daerah utara masih berdiri sendiri. Partai Komunis China (Kung Chang Tang) didirikan oleh Li Li-san (1921). Republik China memperoleh bantuan Rusia setelah berhasil mengadakan Revolusi Sosialis (1917). Dr. Sun Yat Sen meninggal tahun 1924, digantikan oleh Jenderal Chiang Kai-shek.  

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel