Seni rupa modern (kontemporer)

Seni rupa modern di Indonesia, awalnya dikembangkan oleh orang-orang Belanda yang datang ke Indonesia. Perkembangan gaya yang terjadi merupakan perpanjangan gaya abad pertengahan dan Romantisme yang berkembang di Eropa di abad ke-18.

Di dalam perkembangan dunia seni rupa Indonesia secara umum, terdapat dua tokoh penting orang pribumi sendiri yang mengembangkannya dan dapat dianggap sebagai perintis lahirnya budaya rupa modern di zamannya, yaitu Raden Saleh Bustaman dan Raden Ajeng Kartini. Karya-karya rupa yang dihasilkan oleh dua pribumi ini telah diakui merupakan pionir yang membuka khasanah nilai-nila estetik di zamannya.

Seni rupa modern atau kontemporer adalah seni rupa yang sedang berkembang pada zaman sekarang ini. Pada dasarnya semua jenis seni rupa pernah menjadi seni rupa modern atau kontemporer. Hari ini sama dengan mode. Pada dunia fashion, misalnya, Kalian mengenal model baju yang saat ini menjadi tren.

Seni rupa modern (kontemporer)

Baju tersebut disebut kontemporer. Akan tetapi, baju yang sama akan menjadi model yang klasik pada masa sepuluh tahun yang akan datang. Demikian juga dengan jenis baju yang Kalian kenal sebagai jenis baju kuno. Pada zamannya dahulu, baju tersebut adalah baju yang paling tren atau kontemporer.

Dengan demikian, apabila kita membicarakan seni rupa modern atau kontemporer berarti kita sedang membicarakan seni rupa yang sedang berkembang di era sekarang ini. Pembicaraan mengenai kontemporer, bukanlah menyangkut tingkat kualitas estetis karya tersebut.

Baca juga di bawah ini :



Hal ini semata-mata terkait dengan waktu. Seni rupa yang kita sebut sebagai klasik, belum tentu lebih buruk atau lebih baik daripada seni rupa kontemporer. Selain itu, penilaian baik-buruk juga berkaitan dengan aliran. Kita tidak bisa mengatakan bahwa kaos lebih bagus dari kemeja. Kita bisa menilai kaos tersebut bagus jika kaos tersebut dibandingkan dengan kaos lain, bukan dengan celana atau kemeja. Demikian pula halnya dengan seni rupa.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel