Trompe I'oeil (menipu mata)

Trompe-I'oeil berasal dari frase Prancis yang berarti ''menipu mata'', dengan asal kata trompermenipu dan I'oeil - mata. Secara istilah, Trompe-I'oeil berarti teknik lukisan yang melibatkan teknik dan perhitungan tinggi untuk menyajikan objek-objek di dalam lukisan yang mampu menghasilkan ilusi optis untuk menipu persepsi otak terhadap imaji.

Meskipun kata ini baru muncul pada periode Barok, penggunaan teknik trompe-I'oeil sebenarnya telah terjadi jauh sebelumnya. Biasanya teknik ini dipakai pada mural, sebagai contohnya di reruntuhan Kota Pompei. Contoh-contoh yang klise dari trompe-I'oeil adalah jendela, pintu, atau koridor tiruan yang dimaksudkan menciptakan ilusi ruangan yang luas.

Trompe I'oeil (menipu mata)

Dengan pemahaman yang sudah sangat dalam tentang perspektif pada masa Renaisans, pelukis sangat sering menambahkan teknik trompe-I'oeil ke dalam lukisan mereka, untuk merusak batas antara imaji dan kenyataan. Sebagai contoh, seekor lalat bisa saja terlihat menempel di atas bingkai lukisan, sehelai kertas terlihat menempel di atas papan tulis, atau orang yang terlihat menggapai lukisan.

Trompe-I'oeil juga bisa ditemukan di berbagai furnitur, seperti meja ataupun kursi, seperti misalnya kartu permainan yang bisa terlihat sangat nyata di atas meja. Teknik ini diperkenalkan kembali di Amerika Serikat pada abad 19 oleh pelukis William Harnett.

Pada abad 20, Richard Haas membuat mural dengan pemanfaatan teknik trompe-I'oeil di kota-kota Amerika. Varian lain dari teknik trompe-I'oeil adalah lukisan matte, teknik dalam pembuatan film di mana beberapa bagian adegan yang rumit digambarkan di atas kaca yang dilapiskan di depan kamera selama proses syuting berlangsung. Contohnya di awal film-film Star Wars.

Baca juga di bawah ini :



Di dalam kartun, trompe-I'oeil sering ditemukan dalam Looney Tunes. Misalnya di dalam Road Runner, Wile E. Coyote menggambarkan terowongan palsu tetapi Road Runner selalu berhasil berlari menembusnya. Saat Coyote dengan bodoh mengikuti Road Runner, ia malah menabrak lukisan tersebut.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel