Berkreasi dengan karya seni

Peradaban bangsa-bangsa hingga menjadi bentuknya seperti sekarang, sebagian besar karena jasa manusia-manusia kreatif. Tanpa kehadiran manusia-manusia kreatif tersebut, kehidupan dunia ini akan berhenti berkembang. Kreativitas memang tidak dapat dipelajari, tetapi setiap pribadi pada dasarnya telah memiliki jiwa kreatif itu. Namun demikian, ada yang mampu mengembangkannya, ada yang tidak memiliki kesempatan mengembangkan dan ada pula yang tidak menyadarinya.

a. Proses kreatif.

Pada umumnya ada pandangan bahwa proses kreatif itu hanyalah khayalan seorang seniman. Hal itu adalah pandangan yang keliru. Proses kreatif dalam dunia kesenirupaan dan desain dapat dikatakan sebagai suatu proses yang berasal dari imajinasi menjadi kenyataan atau proses menciptakan benda melalui pikiran dan melaksanakan melalui tangan atau teknologi.

Proses kreatif dapat dikelompokkan sebagai berikut ini :

  • Proses kreatif karena adanya rangsangan atau stimulan dari luar.
  • Proses kreatif yang muncul secara spontan karena ilham, rangsangan, atau stimulan dari dalam.
  • Proses kreatif yang muncul seiring proses berpikir seseorang dalam memecahkan masalah.
  • Proses kreatif yang muncul secara paripurna sebagai akibat pengalaman seseorang terhadap persoalan tertentu.

Setiap individu manusia hakikatnya memiliki daya kreativitas. Oleh karena itu manusia sering disebut sebagai makhluk kreatif. Di dalam setiap individu, proses kreasi umumnya berkembang dan tumbuh tergantung karakter, pengalaman, wawasan dan daya ciptanya. 

Akibatnya hasil proses kreasi setiap orang dapat berbeda-beda meskipun persoalannya sama. Hal ini tentu berbeda dengan berpikir matematis yang hasil akhirnya yang harus memiliki jawaban tunggal yang pasti.

Baca juga di bawah ini :



b. Berkreasi melalui seni.

Manusia dapat berkreasi dan menciptakan hal-hal yang baru (berkreasi). Di samping itu, manusia juga mempunyai kepekaan perasaan yang mendalam terhadap sesuatu yang menggugah, sehingga manusia dapat mengungkapkan ekspresi dan emosi melalui seni berbagai media dan cara.

Berkreasi dengan karya seni

c. Berkreasi melalui desain.

Selain berpikir kreatif seperti karya seni, mendesain perlu ekspresi estetisnya dan mempertimbangkan kondisi-kondisi objektif dan rasional seperti di bawah ini :

  • Pertimbangan fungsi.
  • Pertimbangan teknologi.
  • Pertimbangan pasar.
  • Pertimbangan sosial.
  • pertimbangan manusia penggunanya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel