Era tahun 1970-an desain

Mazhab Modernisme mengalami krisis ketika membanjirnya produk-produk industri dan bangunan yang serba rasional.Karya-karya desain semacam itu dinilai oleh sejumlah budayawan sebagai kurang manusiawi dan kering. Bahkan, banyak di antaranya yang menjadikan manusia terasing serta banyak pula yang memiliki kecenderungan merusak lingkungan sehingga diperlukan alternatif baru dalam mendesain agar lebih akrab dengan manusia.

a. Bio Design.

Sekitar tahun 1980, Luigi Colani seorang perancang kelahiran Italia mengembangkan konsep Bio Design dan diaplikasikan pada berbagai desain, seperti mobil, pesawat terbang, kamera, pakaian, dan sejumlah peralatan rumah tangga. Bio Design yang dikembangkan oleh Luigi Colani tersebut memiliki kecenderungan merupakan peniruan karakter rupa binatang, tumbuhan, atau segala sesuatu yang ada di alam. Gaya bio desain merupakan desain hi-tech yang fleksibel dan luwes.

b. Memphis.

Pada tahun 1977, Studio Alchimia, Italia merancang berbagai jenis perabotan dengan bahasa rupa yang unik sehingga dianggap ungkapan baru yang mewarnai perkembangan gaya estetik dunia. Sejumlah pengamat menilainya sebagai bentuk radikalisme para perancang Italia yang jenuh dengan gaya modern.

Beberapa tahun kemudian Etorre Sottsass Jr. memproklamirkan Grup Memphis. Kelompok ini kemudian melahirkan gaya Memphis yang menerapkan bahasa estetik baru yang mengangkat warna pastel, hiasan, dan kenaifan bentuk pada karya desain. Salah satu karya Sottsass yang terkenal ialah Carlton yang menjadi maskot gerakan Memphis.

c. Green Design.

Pada tahun 1960-an, muncul kepedulian masyarakat dunia terhadap pelestarian lingkungan karena kekhawatiran akan semakin rusaknya bumi oleh pencemaran. Sejumlah perancang mencoba mencari pemecahan kreatif melalui karya-karya desain.

Pada tahun 1970 berkembang penggunaan material alternatif yang ramah lingkungan untuk berbagai desain seperti bahan alam atau bahan hasil daur ulang. Pada periode tahun yang sama, sejak dunia mengalami krisis energi, berkembang pula karya-karya desain yang hemat energi dan juga sejumlah desain yang menggunakan energi alternatif seperti energi sinar matahari gas bio.

Baca juga di bawah ini :



d. Desain Digital.

Penemuan teknologi digital amat membantu kehidupan manusia. Desain untuk keperluan sehari-hari dapat lebih praktis dan bentuknya lebih kecil. Penerapan teknologi digital dalam desain dapat dilihat pada kalkulator, pesawat radio, pesawat televisi, telepon, jam tangan dan berbagai produk sehari-hari.

Sejalan dengan perkembangan teknologi digital tersebut, berkembang juga gaya desain yang bernuansa digital. Seperti bentuk huruf digital, tombol dengan sentuhan halus (soft touch), gambar-gambar yang bernuansa digital, hingga permainan video dengan tampilan tokoh-tokoh digital.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel