meninjau desain secara kritis dan dampak sosial karya desain

a. Meninjau desain secara kritis.

Seni rupa dan desain ialah bagian dari budaya rupa secara luas. Pada era sekarang banyak berkembang teori dan pendekatan dalam meninjau sebuah karya seni atau desain. Di bawah ini ialah bagian karya desain yang diproduksi secara besar-besaran akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

Ada beberapa tinjauan karya desain secara umum, antara lain sebagai berikut ini :

  • Tinjauan dari segi sosial, yaitu mengamati dampak sosial karya desain secara apa adanya, seperti perilaku pengguna karya desain, penyimpangan hukum, pertimbangan ekonomi, gaya hidup masyarakat, sikap masyarakat, dan berbagai dampak sosial yang disebabkan oleh karya tersebut.
  • Tinjauan dari segi budaya, yaitu mengamati dampak budaya karya desain terhadap masyarakat, seperti mentalitas pengguna desain, kebiasaan masyarakat, tumbuhnya budaya baru, peluang dukungan kepada pariwisata, dan makna nilai-nilai yang terkandung dalam suatu karya desain.
  • Tinjauan dari segi kebijakan, yaitu mengintepretasikan karya seni berdasar sudut pandang strategi pembangunan, baik dari konsep, ideologi, maupun pelaksanaan pembangunan fisik.
  • Tinjauan dari segi ekonomi, yaitu pengukuran, baik aspek peningkatan ekonomi masyarakat, dampak ekonomi suatu kegiatan desain, peluang usaha baru, pemanfaatan sumber daya, pengembangan industri kecil kerajinan, keterkaitannya dengan otonomi daerah, dan persaingan pasar hingga dampak ekonomi kegiatan desain pada pembangunan.
  • Tinjauan dari segi hukum yaitu suatu karya desain dilihat dari berbagai aspek hukum, seperti pelaksanaan undang-undang yang berkaitan dengan kekayaan intelektual, fenomena pembajakan karya desain, malpraktik profesi, hingga pelanggaran peraturan dalam pelaksanaan suatu kegiatan desain.

Di dalam mengamati karya desain secara kritis, aspek dampak desain kepada masyarakat selalu menjadi sorotan utama, baik secara fungsional maupun estetis. Penyimpangan-penyimpangan dan kesalahan yang menyangkut kegunaan dari karya desain selalu diletakkan sebagai suatu fenomena upaya pemecahan kebutuhan manusia dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari baik sebagai benda pakai, alat bantu, bangunan tempat hunian, ataupun hanya sebagai hiasan.

Baca juga di bawah ini :



b. Dampak sosial karya desain.

Desain berbeda dengan karya seni rupa murni yang dibuat tunggal dan dalam dimensi terbatas. Karya desain memiliki dampak langsung kepada masyarakat karena diproduksi dalam jumlah besar dan dipasarkan dalam wilayah yang luas, serta desain yang dibangun dalam dimensi yang besar melibatkan lahan yang luas (arsitektur).

Untuk memahami dampak desain pada masyarakat dapat diuraikan sebagai berikut ini :

  • Desain dan gaya hidup baru : desain sebagai budaya materi, pada hakikatnya dapat membangun nilai-nilai baru di masyarakat. Salah satu yang sering kita lihat ialah terbangunnya gaya hidup baru yang terjadi karena tawaran iklan yang dilakukan secara terus-menerus dan akhirnya membentuk persepsi yang mendalam dalam pikiran setiap insan pembaca dan pemirsa.
  • Desain dan permasalahan lingkungan : Fenomena desain di negara-negara berkembang termasuk Indonesia ialah hal-hal yang berkaitan dengan kekurangpedulian terhadap lingkungan hidup, mulai dari pengelolaan sampah, pencemaran air, pencemaran udara, sampai kesemrawutan tata kota.
  • Desain dan pemberdayaan sosial : Usaha dan upaya yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat kecil untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mendesain sendiri berbagai peralatan dan kebutuhan tersebut perlu mendapatkan perhatian dan penghargaan tersendiri. Walaupun kadang dari langkah yang ditempuh tersebut kadang menimbulkan permasalahan.
  • Desain dan moralitas : Moralitas pada desain sangat berhubungan dengan kekerasan, pornografi, pelecehan gender, budaya mistik, hingga perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat. Apalagi hasil desain ini disebarluaskan dan ditayangkan secara berulang-ulang serta dalam jumlah yang besar. Dampak dari ini semua apabila dilakukan secara terus-menerus maka lambat laun akan menjadi budaya baru.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel