Seni kontemporer (seni masa kini modern)

Istilah ini merujuk pada waktu ketika banyak terjadi trend yang mewarnai suatu masa. Pada periode ini juga terdapat pembagian seni menurut konsumennya yaitu untuk kelas atas (high art) dan untuk kelas bawah (low art). Seni kontemporer umumnya dipergunakan untuk mengelompokkan gaya-gaya rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecenderungan populer dan dipakai oleh para seniman dalam rentang lima puluh tahun hingga sekarang.

1. Pop Art.

Pop art merupakan salah satu kependekan dari popular art yang dicetuskan oleh seorang kritikus Inggris, Lawrence Alloway pada tahun 1954. Istilah ini di masyarakat umum Indonesia kerap baur dengan istilah seni populer yang dipakai untuk menyebut kebudayaan massal atau lagu-lagu populer.

Gerakan Pop Art sebenarnya memiliki kemiripan dengan Dandaisme, yaitu wujud protes kepada masyarakat yang terlalu bergaya hidup konsumtif serta dalam mengekspresikan diri menggunakan unsur-unsur rupa berupa barang yang menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat perkotaan seperti kaleng minuman, poster film, tokoh komik, boneka mainan, atau barang-barang industri. Barang-barang tersebut ada yang langsung ditempel (kolase), disusun dengan komposisi baru, diperbesar, atau diambil bagian-bagian tertentu dan disusun kembali.

Seni kontemporer (seni masa kini modern)

Pop Art oleh para ahli kerap dikelompokkan ke dalam seni Neo Avant Garde, yaitu gaya estetik alternatif yang radikal melihat ke masa depan. Namun demikian, Pop Art lebih berkembang di Amerika Serikat dibanding negara asalnya. Beberapa seniman Pop Art Amerika yang terkenal antara lain sebagai berikut ini :

  • Andy Warhol.
  • Jasper John.
  • Aroy Lichenstein.
  • George Segal.
  • Daes Oldenburg.

Baca juga di bawah ini :



2. Optic Art.

Perkembangan seni kontemporer pada paruh kedua abad ke-20 yang cukup menonjol yaitu Optic Art. Meskipun karya seni rupa ini banyak memerlukan rasionalitas dalam berkarya tapi hasil karyanya menunjukkan bentuk karya seni yang bagus. Salah seorang tokoh Optic Art ialah Victor Vasarely yang lahir di Hongaria dan hidup di Paris. Karya seni dengan gaya Optic Art lebih menekankan pada permainan ilusi optik dari mata si pengamat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel