Sebab revolusi perancis berakibat perang dengan inggris 1789-1804

Sebab revolusi perancis berakibat perang dengan inggris 1789-1804 - Negara Perancis merupakan negara tertua yang besar dan kuat di Eropa. Selain negara Perancis, negara yang kuat lainnya ialah Inggris. Kedua negara itu ketika pada tahun 1338-1453 telah terlibat dalam persaingan, pertikaian dan peperangan yang telah dikenal dengan istilah Perang Seratus Tahun (Hundred Year's War).

Sejak tahun 800-1789, negara Perancis merupakan negara kerajaan (monarki). Pada waktu berlangsung revolusi 1789-1799, negara Perancis telah berubah menjadi negara republik 1792. Melalui Kongres Wina 1815, Perancis kembali lagi ke sistem monarki di bawah dinasti Bourbon.

Karena tidak mampu menghadapi perkembangan di dalam negeri maka dinasti Bourbon tergeser dan kembali lagi menjadi negara republik. Sehingga sekarang Perancis telah lima kali menyatakan diri sebagai negara republik.

Salah satu peristiwa penting dalam sejarah adalah Revolusi Perancis. Revolusi Perancis ialah serentetan kerusuhan politik dan sosial yang sangat menghebohkan yang menyebabkan jatuhnya kekuasaan monarki dan baru berakhir setelah dibentuknya Konsultan (Consulate).
Sebab-sebab terjadinya revolusi ialah ketidak mampuan pemerintahan antara lain sebagai :

  • Monopoli kekuasaan oleh golongan bangsawan. Monopoli itu dilaksanakan dengan mempertahankan sistem feodal sehingga petani hidupnya sangat tertekan dan metode bertani tidak efisien. Pada saat itu di negara Perancis terdapat tiga golongan yaitu golongan bangsawan, rohaniawan dan rakyat.
  • Negara mengalami kesulitan keuangan atau bangkrut setelah terlibat peperangan berkali-kali; Callone dan Necker, ialah dua tokoh ekonomi yang mencoba memperbaiki kesulitan ekonomi negara dengan jalan mengadakan perubahan sistem pengelolaan keuangan negara 1789-1799. Perubahan yang dilakukan Calonne dan Necker mengalami kegagalan sebab mendapat tentangan kaum bangsawan. Kaum bangsawan menganggap bahwa perbaikan ekonomi itu akan menghilangkan hal-hal istimewa yang dimiliki kaum bangsawan selama ini.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel