Langsung ke konten utama

Akibat revolusi industri bidang budaya

Akibat revolusi industri bidang budaya - Pengaruh Revolusi Industri dalam bidang budaya adalah sebagai berikut ini :

a. Timbulnya Budaya Kapitalis.

Budaya kapitalis merupakan budaya yang disenangi kaum kapitalis dengan mempergunakan hasil industri sebanyak mungkin melalui corak yang paling modern. Misalnya, pada zaman feodal kereta kuda merupakan budaya kaum feodal, pada zaman kapitalis orang lebih menyenangi mobil sebagai produk industri baru.

b. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan.

Ilmu pengetahuan, mendukung Revolusi Industri untuk berkembang pesat sejalan dengan majunya industri. Timbul golongan cerdik pandai (scienties) yang dapat memacu berkembangnya industri. Majunya ilmu pengetahuan pada masa sepuluh tahun terakhir sama hasilnya dengan pengetahuan dalam satu abad pada masa agraria berkembang.

Banyak negara mendirikan lembaga ilmu pengetahuan demi kesejahteraan rakyatnya, di dalamnya para pakar melakukan penyelidikan ataupun percobaan untuk memperoleh penemuan baru.

Akibat revolusi industri bidang budaya

c. Majunya Teknologi.

Sejalan dengan majunya ilmu pengetahuan, berkembang pula teknologi. Pada akhir abad ke-20 yang menonjol ialah teknologi elektronik dan teknologi biologi. Dengan teknologi elektronik kebutuhan manusia secara material makin banyak dipenuhi, seperti radio, televisi, dan telepon, sehingga hidup manusia main enak.

Sedangkan dengan teknologi biologi manusia berusaha memenuhi kebutuhan akan makanan. Pertanian dan peternakan berkembang pesat, sehingga produksi makin banyak dan dapat mencukupi kebutuhan manusia.
Secara umum manusia banyak memperoleh keuntungan dari Revolusi Industri. Sementara itu terjadi juga akibat-akibat buruknya. Misalnya, dengan ketemukannya pesawat terbang, sudah ribuan manusia yang menjadi korban akibat jatuhnya pesawat terbang, sudah jutaan manusia mati akibat tertabrak mobil. Semuanya merupakan resiko karena manusia mau maju dan hidup lebih baik sejahtera. 

Postingan populer dari blog ini

Arti makna Nefo dan Oldefo

Federasi Malaysia nantinya beranggotakan semua bekas jajahan Inggris di wilayah Asia Tenggara. Usaha pembentukan Federasi Malaysia juga mendapat dukungan dari pemerintah Inggris, khususnya dan negara-negara Barat pada umumnya. Pemerintah Indonesia yang ketika itu dipimpin oleh Presiden Soekarno melihat pembentukan Federasi Malaysia menyatakan bahwa itu merupakan bentuk kolonialisme baru.
Apalagi, pada saat itu berkembang wacana The New Emerging Forces (Nefo) melawan The Old Established Forces (Oldefo). Nefo adalah lambang kelompok negara-negara yang baru merdeka atau yang menentang imperialisme dan kolonialisme, sosialisme, serta komunis.

Pengertian Nefo, Oldefo, Ganefo

Oldefo adalah lambang negara-negara yang telah mapan dan melaksanakan imperialisme dan kolonialisme/kapitalisme dan negara sedang berkembang yang cenderung pada imperialisme/kolonialisme. Dengan demikian apapun bentuknya imperialisme dan kolonialisme harus dihapuskan.
Pada umumnya hubungan antara negara-negara yang bar…

Materi kandungan Q.S. Yunus ayat 101 dan Q.S. Al-Baqarah ayat 164

a. Kandungan Q.S. Yunus ayat 101
1. Allah SWT menyerukan kepada Rasulullah SAW, orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agar mereka mau memperhatikan dan berpikir tentang jagad raya ini.


2. Di jagad raya Allah SWT telah menciptakan bintang, bulan, matahari, bumi, langit, asteroid, planet, dan lain-lain.
3. Allah SWT menciptakan matahari dengan sinarnya yang terang hanyalah satu dari sekitar 100 miliar bintang yang terdapat dalam galaksi Bimasakti.
4. Allah SWT telah menciptakan planet, komet, asteroid, meteor, dan satelit yang mengorbit, sebagai benda-benda langit yang senantiasa mengelilingi matahari.
5. Dialah Allah SWT yang menciptakan bumi ini untuk seluruh makhluk yang hidup dan berkembang biak di dalamnya yang memiliki jarak 149.600.000 km antara bumi dan matahari.
b. Kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 164
1. Langit terdiri dari berbagai jenis benda-benda yang berkelompok. Setiap kelompok memiliki tatanannya sendiri secara beraturan dan setiap satuan da…

Beberapa pendapat peristiwa G 30 S/PKI

Menurut Cleren W. Hall dalam Readers Digest edisi November 1996 peristiwa G 30 S/PKI sebagai manuver PKI dan Sukarno untuk melanjutkan skenario politik yang telah mereka susun selama Demokrasi Terpimpin . Versi ini menyimpulkan bahwa Sukarno dan PKI dalang dibalik peristiwa tersebut.
Menurut Benedick Richard Ogusman Anderson dan Ruth Mc. Key yang dikenal sebagai Curnell Paper. Sebuah artikel yang menyimpulkan peristiwa G 30S/PKI adalah peritiwa listen AD dan PKI bukanlah dalangnya.

Sedangkan Peter Dele Scott, menulis dalam Pasific Affairs (1984), bahwa CIA adalah dalang dibelakang G 30 S/PKI. Sementara Kathy Kadene, wartawati kantor berita State New Servis AS, menyatakan bahwa CIA telah memberikan 5000 nama tokoh PKI kepada Angkatan Darat 1965 yang kemudian dibunuh akibat kegagalan G 30 S/PKI.
Kemudian menurut buku putih yang diterbitkan oleh Sekneg mengungkap keterkaitan Presiden Soekarno tidak dinilai sebagai aktor pasif. Presiden Soekarno hanya memberi peluang PKI untuk memenuhi a…