Agama kristen - katolik 1925 -1929

1. Perkumpulan Katolik (1925).

Perkumpulan Katolik pertama didirikan di Yogyakarta oleh I.J. Kasino dan bernama Pekempalan Politik Katolik Djawi (PPKD) artinya perkumpulan polotik Katolik Jawa (1925). Tujuan-tujuannya berusaha memajukan Indonesia. Sikapnya kooperatif terhadap Belanda. Selain dalam bidang politik juga bergerak dalam bidang sosial. Nasionalisme yang makin kuat mendorong partai tersebut berganti nama menjadi Persatuan Partai Katolik Indonesia (PPKI) tahun 1938. Karena merupakan kelompok minoritas, dirasakan perlu mengadakan kerja sama dengan perkumpulan Katolik lain. Dibentuklah Badan Pertalian Katolik (BPK) yang mengatur kerja sama antara anggotanya dalam lapangan sosial, ekonomi, kerohanian, dan sebagainya.

2. Perkumpulan Kristen (1929).

Lahirnya Perkumpulan Katolik disusul oleh lahirnya perkumpulan Kristen dengan dibentuknya Perserikatan Kaum Christen (PKC) tahun 1929. Tokoh-tokohnya adalah R.M. Notosutarso, Mr. Amir Syarifudin, dan Mr. Sawiji. Perserikatan Kaum Christen berkeyakinan bahwa Indonesia tentu akan merdeka, tetapi secara berangsur-angsur. Karena itu dituntut agar Volksraad menjadi Parlemen dan Kepala Departemen diganti Menteri yang bertanggung jawab terhadap Parlemen. Sebagai kerja sama dibentuk Federasi Perkumpulan Kristen Indonesia (FPKI) yang di dalamnya bergabung persatuan guru, perawat, dan pemuda. Tahun 1930 F. Laoh mendirikan Partai Kaum Masehi Indonesia (PKMI) di Jakarta yang sifatnya nasionalis.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel