Langsung ke konten utama

Beberapa perkumpulan buruh yang terkenal (onderbouw)

Beberapa perkumpulan buruh yang terkenal (onderbouw) - Pada mulanya perkumpulan buruh adalah perkumpulan yang anggotanya terdiri atas kaum buruh. Tujuannya adalah membela kepentingannya untuk memperoleh kesejahteraan hidupnya. Pemogokan yang dilakukan sebagai landasan (onderbouw) dari suatu partai.

Beberapa perkumpulan buruh yang terkenal adalah :


  • Staats Spoor Bond (SS Bond) didirikan tahun 1905 oleh seorang Belanda, merupakan serikat buruh perusahaan kereta api milik pemerintahan Belanda.

  • Vereeniging van Spooren Tramweg Personeel (VSTP), lahir di Semarang tahun 1908. Organisasi ini kemudian banyak memperoleh pengaruh dari ISDV dan berhaluan kiri di bawah H. Sneevliet dan Semaun.

  • Persatuan Pergerakan Kaum Buruh (PPKB) merupakan gabungan organisasi-organisasi buruh yang diketuai oleh Semaun (SI Merah) dan wakil ketuanya Suryopranoto dan Haji Agus Salim (SI Putih). Setelah SI Merah dikeluarkan dari SI, maka Semaun mendirikan Revolutionare Vakcentrale yang berpusat di Semarang dengan VSTP sebagai tulang punggung, sedangkan Suryopranoto dan Haji Agus Salim melanjutkan keperguruan PPKB yang berpusat di Yogyakarta dengan Perserikatan Pegawai Pegadaian Bumiputra (PPPB) sebagai tulang punggung.

  • Personel Fabriek Bond (PFB) merupakan serikat buruh pabrik. Organisasi ini digerakkan oleh Suryopranoto dalam mengadakan pemogokan, sehingga beliau mendapat gelar Raja Pemogokan.

  • Persatuan Vakbonden Pegawai Negeri (PVPN) merupakan serikat buruh pegawai negeri di bawah R.P. Suroso. Beberapa organisasi yang bergabung dalam PVPN adalah : Serikat Guru, dan Serikat Pegawai Kereta Api. Tetapi Serikat Pamong Praja tidak masuk dalam gabungan tersebut karena mempunyai fungsi memegang pemerintahan, sehingga tidak boleh dalam organisasi politik. Salah satu aksi PVPN adalah menolak peraturan gaji tahun 1938 yang masih didasarkan perbedaan kulit dan mendesak agar perturan gaji bulanan dicabut.

Postingan populer dari blog ini

Arti makna Nefo dan Oldefo

Federasi Malaysia nantinya beranggotakan semua bekas jajahan Inggris di wilayah Asia Tenggara. Usaha pembentukan Federasi Malaysia juga mendapat dukungan dari pemerintah Inggris, khususnya dan negara-negara Barat pada umumnya. Pemerintah Indonesia yang ketika itu dipimpin oleh Presiden Soekarno melihat pembentukan Federasi Malaysia menyatakan bahwa itu merupakan bentuk kolonialisme baru.
Apalagi, pada saat itu berkembang wacana The New Emerging Forces (Nefo) melawan The Old Established Forces (Oldefo). Nefo adalah lambang kelompok negara-negara yang baru merdeka atau yang menentang imperialisme dan kolonialisme, sosialisme, serta komunis.

Pengertian Nefo, Oldefo, Ganefo

Oldefo adalah lambang negara-negara yang telah mapan dan melaksanakan imperialisme dan kolonialisme/kapitalisme dan negara sedang berkembang yang cenderung pada imperialisme/kolonialisme. Dengan demikian apapun bentuknya imperialisme dan kolonialisme harus dihapuskan.
Pada umumnya hubungan antara negara-negara yang bar…

Materi kandungan Q.S. Yunus ayat 101 dan Q.S. Al-Baqarah ayat 164

a. Kandungan Q.S. Yunus ayat 101
1. Allah SWT menyerukan kepada Rasulullah SAW, orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agar mereka mau memperhatikan dan berpikir tentang jagad raya ini.


2. Di jagad raya Allah SWT telah menciptakan bintang, bulan, matahari, bumi, langit, asteroid, planet, dan lain-lain.
3. Allah SWT menciptakan matahari dengan sinarnya yang terang hanyalah satu dari sekitar 100 miliar bintang yang terdapat dalam galaksi Bimasakti.
4. Allah SWT telah menciptakan planet, komet, asteroid, meteor, dan satelit yang mengorbit, sebagai benda-benda langit yang senantiasa mengelilingi matahari.
5. Dialah Allah SWT yang menciptakan bumi ini untuk seluruh makhluk yang hidup dan berkembang biak di dalamnya yang memiliki jarak 149.600.000 km antara bumi dan matahari.
b. Kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 164
1. Langit terdiri dari berbagai jenis benda-benda yang berkelompok. Setiap kelompok memiliki tatanannya sendiri secara beraturan dan setiap satuan da…

Beberapa pendapat peristiwa G 30 S/PKI

Menurut Cleren W. Hall dalam Readers Digest edisi November 1996 peristiwa G 30 S/PKI sebagai manuver PKI dan Sukarno untuk melanjutkan skenario politik yang telah mereka susun selama Demokrasi Terpimpin . Versi ini menyimpulkan bahwa Sukarno dan PKI dalang dibalik peristiwa tersebut.
Menurut Benedick Richard Ogusman Anderson dan Ruth Mc. Key yang dikenal sebagai Curnell Paper. Sebuah artikel yang menyimpulkan peristiwa G 30S/PKI adalah peritiwa listen AD dan PKI bukanlah dalangnya.

Sedangkan Peter Dele Scott, menulis dalam Pasific Affairs (1984), bahwa CIA adalah dalang dibelakang G 30 S/PKI. Sementara Kathy Kadene, wartawati kantor berita State New Servis AS, menyatakan bahwa CIA telah memberikan 5000 nama tokoh PKI kepada Angkatan Darat 1965 yang kemudian dibunuh akibat kegagalan G 30 S/PKI.
Kemudian menurut buku putih yang diterbitkan oleh Sekneg mengungkap keterkaitan Presiden Soekarno tidak dinilai sebagai aktor pasif. Presiden Soekarno hanya memberi peluang PKI untuk memenuhi a…