Langsung ke konten utama

Lagu-lagu Daerah Setempat (tradisional)

Lagu-lagu Daerah Setempat (tradisional) - Lagu-lagu daerah sering disebut dengan lagu rakyat, yaitu lagu yang berasal dan lahir dari tradisi rakyat atau budaya daerah setempat. Tanah air kita kaya akan lagu-lagu daerah. Lagu-lagu (nyanyian) daerah pada umumnya dipelajari dari anggota keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar yang diwariskan secara turun-menurun.

Lagu daerah tidak dikenal siapa penciptanya karena lagu ini adalah memiliki bersama. Setiap orang dengan mudah dapat menyanyikan lagu tersebut, karena untuk mempelajari sebuah lagu tidak diperlukan pengetahuan musik (dapat membaca dan menulis not balok). Dengan adanya kemajuan Iptek melalui media elektronik (TV, radio, CD, dan kaset), kita dapat mendengarkan banyak lagu daerah di wilayah Indonesia yang umumnya memikat pendengar dan pemerhati karena lagu-lagu daerah tersebut mengandung nilai-nilai keindahan (estetis) yang unik dan khas. Terkadang kita menemui kesulitan karena tidak atau kurang mengerti dialek atau bahasa daerah setempat. Lagu itu sulit dinyanyikan karena teks dan tangga nadanya berbeda. Nmun, kesulitan ini dapat diatasi dengan diterjemahkannya lirik lagu daerah dalam bahasa Indonesia dan dengan mempelajari teori musik (not, susunan tangga nada, birama, dan tempo).

Lagu-lagu Daerah Setempat (tradisional)

1. Ciri-ciri Lagu Tradisional atau Daerah Setempat.

Ciri-ciri lagu daerah adalah sebagai berikut :

  • Lagu dan musiknya bersifat sederhana.
  • Jarang diketahui siapa nama pencipta lagu.
  • Mengandung unsur kebersamaan atau sosial.
  • Menggambarkan keadaan kehidupan masyarakat dan lingkungan-nya.
  • Isi lagu sesuai dengan keadaan masyarakat yang dijiwai budaya setempat.

2. Macam-macam Lagu Tradisional Setempat.

Hampir di seluruh daerah di wilayah Republik Indonesia memiliki lagu-lagu tradisional atau lagu daerah setempat. Lagu-lagu tersebut dinyanyikan secara turun-menurun oleh masyarakat setempat. Karena pengaaruh globalisasi dan Kemajuan teknologi informasi melalui TV, radio, surat kabar, majalah, CD atau LCD, kaset maka lagu-lagu tradisional setempat tersebut dapat dikenal dan diterima oleh bangsa Indonesia, bahkan bangsa-bangsa manca negara. Beberapa lagu tradisional atau daerah setempat yang terkenal disampaikan judul lagunya seperti berikut ini :


Judul lagu-lagu tradisional (daerah) setempat di Indonesia :

a. Daerah Jawa Barat.
  • Sapu Nyere Pegat Simpai.
  • Bubuy Bulan.
  • Tokecang Cing.
  • Rayak-rayak.
  • Cangkeling.
  • Panon Hideung.
  • Manuk Dadali.
b. Daerah Jawa Tengah.
  • Suwe Ora Jamu.
  • Tekate Dipanah.
  • Kupu Putih.
  • Gek Kepriye.
  • Pitik Tukung.
  • Gundul Pacul.
  • Sinom.
  • Gambang Suling.
  • Pitik Cilik.
  • Lir Ilir.
c. Daerah Madura.
  • Kerban Sape.
  • Tanduk Majeng.
d. Daerah Jawa Timur.
  • Tamba Ati.
  • Rek Ayo Rek.
  • Ande-ande Lumut.
e. Daerah Kalimantan Barat.
  • Cicik Periok.
f. Daerah Kalimantan Tengah.
  • Ting Dodaiy.
  • Tumpi Wayu.
  • Naluyo.
  • Kalayar.
  • Palu Lempang Pupoi.
g. Daerah Kalimantan Selatan.
  • Ampar-ampar Pisang.
  • Sapu Tangan Bapuncu Ampat.
  • Pasir Barantai.
h. Daerah Sulawesi Utara.
  • O Ina Ni Keke.
  • Tahanusangkara.
  • Si Patokaan.
  • Esa Mokan.
i. Daerah Sulawesi Selatan.
  • Pakarena.
  • Ma Rencong.
j. Daerah Sulawesi Tengah.
  • Tondok Kadadingku.
k. Daerah Bali.
  • Mencepet Cepetan.
  • Dewa Ayu.
  • Janger.
l. Daerah NTT, Timor.
  • Tutu Koda.
  • Desaku.
  • Pai Mura Rame.
  • Moree.
m. Daerah Aceh.
  • Piso Surit.
  • Bungong Jeumpa.
n. Daerah Tapanuli.
  • Madekdek Magambiri.
  • Dago Inang sarge.
  • Butet.
  • Sitara Tillo.
  • Sinaggar Tullo.
  • Sengko.
  • Na Sonang do Hita na Dua.
  • Rambadia.
  • Sing Sing So.
  • Anju Ahu.
  • Mariam Tomong.
o. Daerah Sumatera Timur.
  • Selendang Mayang.
  • Injit-injit Semut.
  • Timang-timang Anakku Sayang.
  • Pinang Muda.
p. Daerah Sumatera Barat.
  • Kambanglah Bungo.
  • Kampuang Nan Jauh di Mato.
  • Rang Talu.
  • Paku Gelang.
  • Malam Baiko.
  • Bareh Solok.
  • Dayung Palinggam.
  • Ayam Den Lapeh.
  • Ka Parak Tingga.
  • Mak Inang.
q. Daerah Sumatera Selatan.
  • Mutigh Tighau.
  • Dek Sangke.
  • Tari Tanggai.
r. Daerah Riau.
  • Tudung Saji.
  • Lancang Kuning.
  • Soleram.
s. DKI Jakarta.
  • Ronggeng.
  • Surilang.
  • Kicir-Kicir.
  • Jali-Jali.
  • Keroncong Kemayoran.
t. Daerah Maluku.
  • Sudah Berlayar.
  • Sayang Kene.
  • Lembe-Lembe.
  • Naik-Naik Kepuncak Gunung.
  • Kole-Kole.
  • Huhatee.
  • Gunung Salahatu.
  • Waktu Hujan Sore-sore.
  • Burung Kakaktua.
  • Ole Sioh.
  • O Ulate.
  • Saule.
  • Sarinande.
  • Goro-gorone.
  • Burung Tantina.
  • Buka Pintu.
  • Ayo Mama.
u. Daerah Papua.
  • Yamko Rambe Yamko.
  • Apuse.

Untuk mengenal lebih dekat lagu-lagu daerah Nusantara berikut ini diberikan partitur (teks lagu) dengan terjemahan bahasa Indonesia, agar mudah dimengerti, dihayati, dan dinyanyikan.

Postingan populer dari blog ini

Arti makna Nefo dan Oldefo

Federasi Malaysia nantinya beranggotakan semua bekas jajahan Inggris di wilayah Asia Tenggara. Usaha pembentukan Federasi Malaysia juga mendapat dukungan dari pemerintah Inggris, khususnya dan negara-negara Barat pada umumnya. Pemerintah Indonesia yang ketika itu dipimpin oleh Presiden Soekarno melihat pembentukan Federasi Malaysia menyatakan bahwa itu merupakan bentuk kolonialisme baru.
Apalagi, pada saat itu berkembang wacana The New Emerging Forces (Nefo) melawan The Old Established Forces (Oldefo). Nefo adalah lambang kelompok negara-negara yang baru merdeka atau yang menentang imperialisme dan kolonialisme, sosialisme, serta komunis.

Pengertian Nefo, Oldefo, Ganefo

Oldefo adalah lambang negara-negara yang telah mapan dan melaksanakan imperialisme dan kolonialisme/kapitalisme dan negara sedang berkembang yang cenderung pada imperialisme/kolonialisme. Dengan demikian apapun bentuknya imperialisme dan kolonialisme harus dihapuskan.
Pada umumnya hubungan antara negara-negara yang bar…

Materi kandungan Q.S. Yunus ayat 101 dan Q.S. Al-Baqarah ayat 164

a. Kandungan Q.S. Yunus ayat 101
1. Allah SWT menyerukan kepada Rasulullah SAW, orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agar mereka mau memperhatikan dan berpikir tentang jagad raya ini.


2. Di jagad raya Allah SWT telah menciptakan bintang, bulan, matahari, bumi, langit, asteroid, planet, dan lain-lain.
3. Allah SWT menciptakan matahari dengan sinarnya yang terang hanyalah satu dari sekitar 100 miliar bintang yang terdapat dalam galaksi Bimasakti.
4. Allah SWT telah menciptakan planet, komet, asteroid, meteor, dan satelit yang mengorbit, sebagai benda-benda langit yang senantiasa mengelilingi matahari.
5. Dialah Allah SWT yang menciptakan bumi ini untuk seluruh makhluk yang hidup dan berkembang biak di dalamnya yang memiliki jarak 149.600.000 km antara bumi dan matahari.
b. Kandungan Q.S. Al-Baqarah ayat 164
1. Langit terdiri dari berbagai jenis benda-benda yang berkelompok. Setiap kelompok memiliki tatanannya sendiri secara beraturan dan setiap satuan da…

Beberapa pendapat peristiwa G 30 S/PKI

Menurut Cleren W. Hall dalam Readers Digest edisi November 1996 peristiwa G 30 S/PKI sebagai manuver PKI dan Sukarno untuk melanjutkan skenario politik yang telah mereka susun selama Demokrasi Terpimpin . Versi ini menyimpulkan bahwa Sukarno dan PKI dalang dibalik peristiwa tersebut.
Menurut Benedick Richard Ogusman Anderson dan Ruth Mc. Key yang dikenal sebagai Curnell Paper. Sebuah artikel yang menyimpulkan peristiwa G 30S/PKI adalah peritiwa listen AD dan PKI bukanlah dalangnya.

Sedangkan Peter Dele Scott, menulis dalam Pasific Affairs (1984), bahwa CIA adalah dalang dibelakang G 30 S/PKI. Sementara Kathy Kadene, wartawati kantor berita State New Servis AS, menyatakan bahwa CIA telah memberikan 5000 nama tokoh PKI kepada Angkatan Darat 1965 yang kemudian dibunuh akibat kegagalan G 30 S/PKI.
Kemudian menurut buku putih yang diterbitkan oleh Sekneg mengungkap keterkaitan Presiden Soekarno tidak dinilai sebagai aktor pasif. Presiden Soekarno hanya memberi peluang PKI untuk memenuhi a…