Pengertian apresiasi karya seni dalam bahasa Inggris kita mengenalnya dengan “appreciate”

Pengertian apresiasi karya seni dalam bahasa Inggris kita mengenalnya dengan “appreciate” - Apresiasi seni adalah suatu proses penghayatan suatu karya seni yang diamati dan penghargaan pada pembuatnya. Apresiasi dilihat dari sudut bahasa berasal dari bahasa Inggris dari kata appreciation dengan kata kerja to appreciate, yang berarti menentukan atau menunjukkan nilai atau menilai, bobot karya, menikmati, kemudian menyadari kepekaan rasa dan menghayati. Secara umum, apresiasi dapat diartikan sebagai kesadaran menilai lewat penghayatan suatu karya seni.

Penghayatan dalam proses apresiasi seharusnya dilakukan oleh seorang tanpa prasangka (objektif). Jika proses apresiasi timbul prasangka, penilaian pada suatu karya tidak akan objektif dan berakibat pada penolakaan secara emosional terhadap suatu karya seni. Proses apresiasi dapat berjalan apabila pengamat dapat melakukan ''wawancara'' dengan seniman lewat karya seninya karena karya seni merupakan bahasa simbol.

Pengertian apresiasi karya seni dalam bahasa Inggris kita mengenalnya dengan “appreciate”

Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk, warna, dan isi sesuai dengan ide seniman yang bersangkutan. Kadangkala antara pengamat dan seniman dalam menerjemahkan atau menginterprestasikan suatu karya seni terjadi ketidaklancaran komunikasi dan sering terjadi selisih pendapat. 

Sebagai contoh, lahirnya aliran seni lukis ''impresionalisme'', berawal dari ''ejekan'' sekelompok pengamat yang memberi kesan pda lukisan karya Pablo Picasso dengan kata ''kesan sesat''.

Adanya berbagai tanggapan yang berlainan tidak mengurangi arti berapresiasi karena kehidupan kreatif pengamat terhadap nilai atau bobot mutu karya seni tidak selamanya sama dengan kreativitas.


Permasalahan di atas menunjukkan bahwa seseorng dalam berapresiasi seni seharusnya objektif, tetapi dalam kenyataannya kita sulit melepaskan sikap subjektif. Akibatnya, sebuah karya seni akan mendapat penilaian yang berbeda-beda bagi setiap orang. Hal ini disebabkan oleh kemampuan apresiator berbeda-beda. Semakin banyak apresiator, semakin banyak pula perbedaan dan tanggapan akan sebuah karya seni.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel