Peradaban pada Masa Umayah Timur

a. Penyempurnaan Tulisan Al-Quran 

Al-Quran yang telah dikodiiikasi pada zaman Abu Bakar dan Utsman Ibn Affan ditulis tanpa titik (sehingga tidak dapat dibedakan antara huruf fa dengan huruf qaf atau antara huruf ba dengan huruf ta, dan huruf Isa, serta tidak menggunakan baris sehingga tidak dapat dibedakan antara dhammah yang berbunyi u, fathah yang berbunyi a, dan kasrah yang berbunyi i.

Menurut salah satu riwayat, ulama pertama yang memberikan baris dan titik pada huruf-huruf Al-Quran adalah Hasan Al-Bashri (642-728 M.) atas perintah Abd Al-Malik Ibn Marwan (yang menjadi khalifah antara 685-705 M.). Abd Al-Malik Ibn Marwan menginstruksikan kepada Al-Hajjaj untuk menyempurnakan tulisan Quran; Al-Hajjaj meminta Hasan Al-Bashri untuk menyempurnakannya; dan Hasan Al-Bashri dibantu oleh Yahya Ibn Ya'mura (murid Abu Al-Aswad Ad-Duwali). Dalam riwayat lain dikatakan bahwa yang pertama membuat baris dan titik pada hurufhuruf Al-Quran adalah Abu Al-Aswad Ad-Duwali. 

Peradaban pada Masa Umayah Timur

b. Penulisan Hadis 

Umar lbn Abd Al-Aziz adalah khalifah yang memelopori penulisan (tadwin) hadis." Beliau memerintahkan kepada Abu Bakar lbn Muhammad Ibn Amr Ibn Hajm (120 H.), gubernur Madinah, untuk menuliskan hadis yang ada dalam hafalan-hafalan penghafal hadis. Umar Ibn Abd Al-Aziz menulis surat sebagai berikut : 

“Periksalah hadis Nabi Muhammad SAW., dan tuliskanlah karena aku khawatir bahwa ilmu (hadis) akan lenyap dengan meninggalnya ulama dan tolaklah hadis, selain dari Nabi Muhammad SAW., hendaklah hadis disebarkan dan diajarkan dalam majelis-majelis sehingga orang-orang yang tidak mengetahui menjadi mengetahuinya; sesungguhnya hadis itu tidak akan rusak sehingga disembunyikan (oleh ahlinya).” 

Baca juga selanjutnya di bawah ini


Atas perintah khalifah, pengumpulan hadis dilakukan oleh ulama. Di antaranya adalah Abu Bakar Muhammad Ibn Muslim lbn Ubaidillah Ibn Syihab Az-Zuhri (guru Imam Malik). Akan tetapi, buku hadis yang dikumpulkan oleh Imam Az-Zuhri tidak diketahui dan tidak sampai kepada kita. Dalam sejarah tercatat bahwa ulama yang pertama membuktikan hadis adalah Imam Az-Zuhrim.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel